Selasa, 23 April 2024 02:30 WIB

Kesenian Almadad Khas Banten,Perlu Di Lestarikan

Rabu, 18 Desember 2019 13:39:04

Oleh: | 2.113 view

Fotografer : Hardy wijaya

 

KABARTIPIKOR.COM
PANDEGLANG. -Debus adalah seni budaya yang  sudah tak asing di Banten dan sejak ratusan tahun silam atraksi kesenian ini semula disebut Almadad.(Rabu,18/12/2019)

Pada abad ke 16 saat itu  Banten masih dipimpin oleh syekh sultan Maulana Hasanudin,pada saat itu Almadad digunakan sebagai alat untuk daya tarik peminat  masyarakat Banten pada saat itu,dengan tujuan agar masyarakat tertarik mau memeluk Ajaran agama Islam.

kesenian Almadad,saat ini masih di lestarikan oleh masyarakat kampung kalahang desa Kadudodol, kecamatan  Cimanuk kabupaten  pandeglang.

masyarakat di situ, kesenian Almadad selalu  dilestarikan dan juga di  perkenalkan ke halayak ramai,terutama jika ada masyarakat yang hendak  pesta seperti pesta kenduri,pesta pernikahan atau khitanan, masyarakat  setempat selalu  menampilkan kesenian Almadad,sebagai seni khas orang banten.


Menurut bapak Enjen selaku tokoh masyarakat yg juga pelaku Almadad beliau memaparkan " Almadad adalah kesenian orang banten yang begitu  sangat penting untuk di lestarikan oleh generasi banten.

ditambahkan,karena  kesenian ini harus terus ditampilkan agar anak anak muda hususnya  generasi penerus kita mengetahui seluk beluk orang terdahulu kita, yang menyebarkan Agama Islam di tanah banten ."tuturnya

Sayangnya para sesepuh kesenian Almadad di kampung kalahang sudah tidak ada,pada waktu dahulu Almadad di pimpin oleh Bapak H Surya (Alm) dan Bpk Ust Syaripudin (Alm) sekarang tinggal re generasi penerus yaitu Bapak Rahmat dan Bapak Acang yang kebetulan ketua beliau menjabat sebagai Rukun Tetangga ( RT) setempat.

Senada Di katakan oleh bapak Rahmat dan bapak Acang Saat di temui oleh KABARTIPIKOR.COM, beliau menuturkan" Kalau Almadad itu hanya boleh di pimpin oleh seseorang yang memiliki Otoritas keilmuan di lingkungan Tarekat Rifa'iyah,karena orang tersebut yang nantinya memimpin pembacaan doa untuk  mendatangkan sekitar 40 ruh yang bisa membantu kekuatan,"ujarnya.

Lebih lanjut di jelaskan,Kemudian diantara ruh ruh terebut ada  nama Syekh Ahmad Rifai pendiri tarekat Rifa'iyah dan Syekh Samman pendiri Tarekat Samaniyah.

Karena nanti di dalam pertunjukan Almadad selain alunan rebana dan terbang ada pertunjukan dimana ada orang yg di tusuk oleh paku besar ke arah beberapa bagian anggota badan sembari di ketok oleh  palu besar,dan ajaib nya tak ada rasa sakit ini adalah sebagian ritual Almadad.

Karena Almadad adalah sebuah kesenian asli daerah banten yang menjadi cikal bakal atraksi kekebalan yang kerap di sebut Debus.

Bapak Acang berharap agar kiranya pemerintah daerah atau pemprov, bisa mendukung dan  membantu kesenian Almadad,karena kesenian ini memerlukan   alat alat.

Karena saat ini alat alat yang mereka gunakan sudah usang dan perlunya perbaikan dan perbaharuan seperti  baju seragam Almadad,yang saat ini sudah kelihatan kurang bagus dan perlu di ganti,Agar kelihatan lebih bagus. "tutupnya.

Liputan :Hardy Wijaya/Heriyanto

Komentar Anda

BACA JUGA