Selasa, 23 April 2024 03:40 WIB

Kuta Tandingan Kiblat Kehidupan Masa Lalu  Yang Terkubur dan Sengaja Dikubur

Sabtu, 07 September 2019 13:46:42

Oleh: Admin TPK | 11.929 view

Sumber Foto: Google


KABARTIPIKOR,SEJARAH - Nama Kuta Tandingan sudah tidak asing di dengar oleh telinga kita, terutama bagi yang sering berinteraksi dengan orang tua atau yang sering datang ke tempat-tempat keramat.

Kuta Tandingan merupakan salah satu tempat yang berada di Kabupaten Karawang Jawa barat. Sampai kini masih dikeramatkan bahkan tak sedikit pengunjung dari berbagai daerah di penjuru nusantara yang datang berkunjung ke wilayah Kuta Tandingan.

Namun sampai hari ini Kuta Tandingan masih menjadi misteri yang terselimuti tabir akan sesungguhnya apa yang tersimpan akan kehidupan masa lalu dan sejarah di  Kuta Tandingan.

Salah satu narasumber, Raden Kasiman yang berasal dari Kuta Tandingan mengatakan, Dimana Kuta Tandingan wilayahnya menghampar dari selatan berbatasan dengan Pegunungan Sanggabuana, wilayah selatan dengan bendung Juanda atau bendung Jati Luhur, wilayah Utara dengan Sungai Citarum yang terdiri dari hamparan bukit hijau dengan sejuta kandungan misteri didalamnya.

Foto Narasumber: Raden Kasiman

 

Kuta Tandingan yang merupakan gabungan dari setiap wilayah didalamnya yang diantaranya ada Kuta Mariam, Kuta Masigit, Kuta Jati, Kuta Gombong, Kuta Kulambu (Kelambu), Kuta Nagara, Kuta Maneuh, Kuta Pohaci, Kuta, Kuta Barang, Kuta Salam, dan lainya yang berada dalam satu tatanan nama Kuta Tandingan, tak sedikit bagi mereka yang pernah berkunjung Ke Kuta Tandingan bercerita baik itu, dari sisi perjalanan jalur maupun dari perjalanan mistis serta perjalanan supranaturalnya, dari apa yang didapat baik dari sebuah cerita maupun perjalanan akan semakin menarik terkait misteri Kuta Tandingan.

Nama Kuta Tandingan banyak dihubungkan dengan cerita orang tua yang mengatakan bahwa suatu hari Kuta Tandingan akan menjadi sebuah kota yang tidak ada tandingannya, sebagai kota Mega Politan dan Pusat Perekonomian Dunia, melihat kondisi yang terjadi saat ini memang tidak akan dapat dipungkiri apa yang di sampaikan oleh para orang tua dahulu.

Saat ini pun pinggiran Kuta Tandingan sudah menjadi Kawasan dan Zona industry terbesar, dimana telah berubah dari hutan menjadi kota industri, wilayah Kuta Tandingan merupakan zona serapan air dan tahanan yang pastinya jika telah berubah menjadi kawasan Megapolitan akan sangat berdampak terhadap kondisi lingkungan.

Jika merujuk pada nama kuta tandingan, pastinya ada hal yang bisa dipelajari dan dimaknai, mengingat biasanya para leluhur dalam pemberian nama mengandung arti atau tafsir tersendiri, Kuta asal kata "Kota" dan tandingan "tidak ada perbandingan" jadi Kuta Tandingan jika merujuk pada penamaan adalah sebuah kota di masa lalu yang tidak ada tandingannya sehingga muncul penamaan Kuta Tandingan, terlepas dari pendapat akan pendapat bahwa Kuta Tandingan akan menjadi kota tidak ada tandingannya itu pun tidak salah mengingat semua akan "mulih ka jati mulang ka asal" atau akan kembali ke semula, jika kuta tandingan dulunya kota maka akan kembali menjadi kota.

dilain sisi ada hal yang harus dilihat dimana nilai-nilai yang terkandung didalamnya harus terbuka baik nilai sejarah maupun nilai kepurbakalaannya sehingga tidak seperti saat ini, Kuta Tandingan sekarang  tergerus oleh kekayaan nilai,sehingga masa lalunya pun terkubur.

Kuta Tandingan adalah kota masa lalu yang tidak ada tandingannya, terbukti dengan karakteriatik batuannya sangat menggambarkan reruntuhan bangunan yang dahulunya sangat kokoh dan megah, rongga-rongga, goa bawah tanah serta banyaknya alur sungai bawah tanah itu bekas reruntuhan masa lalu yang telah terkubur tanah dan air selama jutaan tahun sehingga untuk mengetahui sesuatu hal yang sebenarnya membutuhkan pemikiran dan kekuatan rasa serta jauh dari kepentingan duniawi, maka semuanya akan bisa membuka tabir dan misteri Kuta Tandingan yang selama ini sengaja ditutup oleh sebuah kepentingan yaitu kepentingan eropa yang tidak mau menerima kalau awal kehidupan modern dari sunda.

Kuta Tandingan adalah ibu kota pusat peradaban modern dan perekonomian diera sebelum bencana dahsyat yang pernah terjadi dibumi ini, pusat pemerintahannya berada di buana paksi panca tengah (sebuah tempat yang menghubungkan lima wilayah di Jawa Barat) yang hari ini pastinya wujudnya sudah dalam bentuk yang berbeda karena sudah hancur oleh bencana, sebuah tabir yang harus dibuka supaya tidak membuat semua mata bertanya-tanya

Lebih lanjut Raden Kasiman menuturkan, Dulu Kuta Tandingan merupakan hutan belantara yang dipenuhi hewan buas. Bahkan tidak ada seorangpun yang berani masuk ke dalam hutan tersebut. Di dalam hutan itu sendiri terdapat kerbau (orang jawa menyebutnya kebo) yang sangat ditakuti.

Jika ada orang luar yang masuk ke dalam hutan Kuta Tandingan, maka kerbau tersebut akan mengamuk, mengejar dan menggiring orang tersebut sampai keluar lagi dari dalam hutan. Gerombolan kerbau tersebut dipimpin oleh seekor kerbau putih yang dikenal dengan sebutan Kebo Bule. Maka pada zaman itu tidak ada seorangpun yang berani masuk ke dalam hutan.

(Redaksi)

Komentar Anda

BACA JUGA