Selasa, 23 April 2024 03:19 WIB

Diduga Terlilit Hutang Bank Emok salah satu warga di desa Margamulya menjual tanah dan Rumahnya

Jumat, 23 Februari 2024 17:36:02

Oleh: aryo | 680 view

Tabloidtipikor.com Lebak - Tergiur oleh Persyaratan cukup Mudah Beberapa warga di desa Margamulya terlilit Hutang Bank Emok atau Rentenir berkedok Koperasi, akibatnya salah satu warga ada yang menjual Rumah. 

 

Sasarannya masyarakat pelosok desa terutama kalangan Ibu - ibu sangat Antusias untuk menjadi nasabah Bank Emok pasalnya diberikan kemudahan saat meminjam cukup dengan KTP. 

 

Bagi masyarakat yang sedang membutuhkan untuk modal usaha kecil kecilan, sangat dibutuhkan agar usahanya dapat berkembang tetapi secara tidak sadar dampaknya sangat besar, bukan hanya itu virus yang sudah menjalar dimasyarakat ini sangat berbahaya para nasabah menjadi ketagihan ingin terus meminjam. 

 

Salah satu warga di desa ini, yang enggan disebut namanya, bahkan harus menjual rumahnya untuk menutupi hutangnya pada beberapa bank. Dia mengakui bahwa dia tidak bisa lagi membayar cicilan bank, bahkan untuk kebutuhan sehari-harinya saja sulit.

 

" Saya sudah tidak sanggup pa, "katanya, tetapi bukannya tidak mau membayar saat ini, saya sedang mengalami kesulitan boro - boro buat bayar cicilan, buat sehari hari aja sangat sulit, " katanya lagi

 

 

Menurut Ronald, Kordinator Lapangan Organisasi Masyarakat Badak Banten Dewan pimpinan Cabang Cileles Zona 6, ia merasa geram mendengar warga sampai menjual rumahnya untuk menutupi hutangnya ke beberapa Bank. 

 

" Kondisi seperti ini sangat mengkhawatirkan dan perlu ada tindakan yang cepat untuk mengatasinya. Salah satu tindakan yang perlu dilakukan adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai risiko hutang bank atau dugaan rentenir yang berkedok koperasi.

 

Selain memberikan edukasi, pemerintah dan lembaga terkait juga perlu membuat regulasi yang lebih ketat terkait dengan praktik pemberian pinjaman oleh bank atau rentenir. Regulasi ini diharapkan bisa melindungi masyarakat dari praktik peminjaman yang tidak sehat dan merugikan. "ungkapnya pada wartawan Jum'at 23 Februari 2023.

 

 

Hal Senada dikatakan Supradi Ketua Organisasi Masyarakat BPPKB ia mengatakan pemerintah dan lembaga terkait diharapkan bisa segera memberikan solusi jangka panjang terkait masalah hutang bank atau rentenir. "ucapnya

 

"Selain itu, masyarakat juga perlu diberikan edukasi mengenai risiko hutang dan pentingnya memiliki pengelolaan keuangan yang baik. Dengan begitu, kasus seperti ini tidak terus berulang dan masyarakat bisa lebih mandiri secara finansial dengan mengembangkan usaha mereka tanpa terjerat hutang." ucapnya kembali

 

(Oman Romansyah) 

Komentar Anda

BACA JUGA